SMP ROUDLOTUL AQO'IDI BERBAGI DENGAN SI YATIM

Diposkan oleh SMP Roudlotul Aqoidi Bangil | Rabu, November 30, 2011 | 0 komentar »


Keutamaan 10 Muharram

Sebelum Islam datang, Hari Asyura sudah menjadi hari peringatan dimana beberapa orang Mekkah biasanya melakukan puasa. Ketika Nabi Muhammad melakukan hijrah ke Madinah, ia mengetahui bahwa Yahudi di daerah tersebut berpuasa pada hari Asyura - bisa jadi saat itu merupakan hari besar Yahudi Yom Kippur . Saat itu, Muhammad menyatakan bahwa Muslim dapat berpuasa pada hari-hari itu.
Asyura merupakan peringatan hal-hal di bawah ini dimana Muslim, khususnya Sunni percaya terjadi pada tanggal 10 Muharram.


· Bebasnya Nabi Nuh dan ummatnya dari banjir besar.
· Nabi Ibrahim selamat dari apinya Namrudz.
· Kesembuhan Nabi Yakub dari kebutaan dan ia dibawa bertemua dengan Nabi Yusuf pada hari asyura.
· Nabi Musa selamat dari pasukan Fir’aun
· Nabi Isa diangkat ke surga setelah usaha Roma untuk menangkap dan menyalibnya gagal.
Sahabat bertanya; Ya, Rasulullah, Allah telah melebihkan hari Assyuuraa’ dari lain-lain hari. Jawab Rasulullah: Benar!.
· Allah telah menjadikan langit dan bumi pada hari Assyuuraa’.
· dan menjadikan Adam juga Hawa pada hari Assyuuraa’;
· dan menjadikan Syurga serta memasukkan Adam di syurga pada hari Assyuuraa’;
· dan Allah menyelamatkan dari api neraka pada hari Assyuuraa’;
· dan menenggelamkan Fir’aun pada hari Assyuuraa’;
· dan menyembuhkan bala Nabi Ayyub pada hari Assyuuraa’
· dan Allah memberi taubat kepada Adam pada hari Assyuuraa’;
· dan diampunkan dosa Nabi Daud pada hari Assyuuraa’;
· dan juga kembalinya kerajaan Nabi Sulaiman pada hari Assyuuraa’;
· dan akan terjadi Qiyamat pada hari Assyuuraa’

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Ikrimah berkata;
Hari Assyuuraa’ ialah hari diterimanya taubatnya Nabi Adam. Dan hari itu pula hari turunnya Nabi Nuh dari perahunya. Maka ia berpuasa syukur; dan ia pula hari tenggelamnya Fir’aun dan terbelahnya laut bagi Nabi Musa a.s. dan Bani Israil. Maka mereka berpuasa; kerana itu jika dapat; engkau berpuasalah pada hari Assyuuraa’. Dinamakan Assyuuraa’ kerana ia jatuh pada sepuluh bulan Muharram.
Ada lain pendapat yang mengatakan hari Assyuuraa’ kerana Allah telah memuliakan pada Nabi-nabi dengan sepuluh kehormatan;


1. Allah telah menerima taubat Nabi Adam a.s.
2. Allah menaikkan darjat Nabi Idris a.s.
3. Hari berlabuhnya perahu Nabi Nuh a.s.
4. Nabi Ibrahim a.s dilahirkan pada hari Assyuuraa’ dan diangkatkan sebagai kholilulLah juga diselamatkan dari api.
5. Allah menerima taubat Nabi Daud a.s.
6. Allah mengangkat Nabi Isa a.s. ke langit
7. Allah menyelamatkan Nabi Musa a.s.
8. Allah menenggelamkan Fir’aun
9. Allah mengeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan
10. Allah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman a.s.


Semua ini terjadi pada hari Assyuuraa’ . Sebahagian lain berpendapat, dinamakan hari Assyuuraa’ kerana ia kesepuluh dari kemulian-kemulian yang diberikan Allah pada umat ini.


Pada bulan ini juga tepatnya, tanggal 10 Muharram Allah menyelamatkan nabi Musa as dan Bani Israil dari kejaran Firaun. Mereka memuliakannya dengan berpuasa. Kemudian Rasulullah SAW menetapkan puasa pada tanggal 10 Muharram sebagai kesyukuran atas pertolongan Allah SWT.


Masyarakat Jahiliyah sebelumnya juga berpuasa. Puasa Muharram tadinya hukumnya wajib, kemudian berubah jadi sunnah setelah turun kewajiban puasa Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda: “Dari Ibu Abbas ra, bahwa Nabi SAW, ketika datang ke Madinah, mendapatkan orang Yahudi berpuasa satu hari, yaitu ‘Asyuraa (10 Muharram). Mereka berkata, “Ini adalah hari yang agung yaitu hari Allah menyelamatkan Musa dan menenggelamkan keluarga Firaun. Maka Nabi Musa as berpuasa sebagai bukti syukur kepada Allah SWT. Rasulullah SAW, berkata, “Saya lebih berhak mengikuti Musa as. Daripada mereka.” Maka beliau berpuasa dan memerintahkan (umatnya) untuk berpuasa”. (HR. Bukhari)


Dari Ibnu Abbas r.a. katanya, ketika Nabi s.a.w. tiba di Madinah, Baginda melihat orang yahudi berpuasa pada hari asyura. Nabi pun bertanya, “Hari apa ini ?”. Jawab mereka, “Hari ini ialah hari yang baik. Pada hari ini Allah melepaskan Bani Israil dari musuh mereka, karena itu Nabi Musa
berpuasa karenanya”. Sabda Nabi, “Aku lebih berhak daripada kamu dengan Musa”. Oleh itu Nabi berpuasa dan menyuruh orang lain berpuasa pada hari asyura.(Sahih Bukhari)


Rasulullah s.a.w. bersabda; “Berpuasa kamu pada hari ke sembilan dan sepuluh Muharam dan jangan meniru cara orang-orang Yahudi.” - Riwayat Al Baihaqi


Selain keutamaan demi keutamaan yang telah disebutkan di atas, mungkin disebagian masyarakat lazim dan mengenal istilah bulannya yatim, yaitu menyelenggarakan sebuah acara dimana mereka memberikan santunan kepada para anak yatim di hari yang telah ditentukan dalam setiap tahun baru muharram, yaitu antara 9 dan 10 Muharram setiap tahunnya. Ada kesan lain yang patut disoroti dari perayaan tahun baru anak yatim diwajibkannya untuk memuliakan anak yatim, menanggung kehidupannya, menyayanginya, dan segala amal kebaikan yang menyenangi anak Yatim maka ia akan mendapatkan ganjaran seperti dalam hadist sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al Imam Bukhari dari jalan Abu Hurairah, dimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan: “ Orang yang menanggung anak yatim baik anak yatim itu ada hubungan famili maupun tidak, maka saya dan orang yang menanggungnya seperti dua jari ini di dalam surga.”, Malik bin Anas perawi hadist itu mengatakan, Rasulullah memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah. Terhadap anak yatim pula kita sebagai muslim dilarang menghardiknya (QS. Adh Dhuha (93) : 9), dan dalil-dalil lainnya yang memiliki kaitannya dengan muamalah terhadap anak yatim.


Abul-Laits Asssamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu Abbas r.a berkata: Nabi SAW. bersabda; “Barangsiapa yang berpuasa pada hari Assyuuraa’ yakni 10 Muharram, maka Allah akan memberikan kepadanya pahala 10,000 malaikat; dan barangsiapa yang puasa pada hari Assyuuraa’, maka akan diberikan pahala 10, 000 orang Haji dan Umrah, dan 10, 000 orang mati syahid; dan siapa yang mengusap kepala anak yatim pada hari Assyuuraa’, maka Allah akan menaikkan dengan rambut satu darjat. Dan barangsiapa yang memberi buka puasa orang mukmin yang berpuasa pada hari Assyuuraa’, maka seoleh-oleh memberi buka puasa semua umat Muhammad SAW. dan mengenyangkan perut mereka”.
Tentu kita tidak akan melewatkan kesempatan demi kesempatan yang diberikan oleh Allah untuk mencari kebaikan sebanyak-banyaknya dari bulan Muharram ini, termasuk memuliakan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial kita kepada anak yatim, dan tentu hendaknya bukan hanya pada bulan Muharram saja kita peduli pada mereka, dibulan-bulan berikutnya selayaknya kita tetap menyantuni anak-anak yang tak mampu, karena apalah artinya kita mengagung-agungkan bulan Muharram sebagai bulan yatim tapi ketika Muharram habis, kita tidak memperdulikan dan bersikap acuh serta seolah-oleh tutup telinga terhadap mereka.

Berdasarkan kisah di atas keluarga besar SMP Roudlotul Aqo'idi mempunyai program " berbagi dengan anak Yatim " , mudah-mudahan dengan adanya program ini , para siswa menjadi terbiasa untuk hidup berbagi.

Sebuah Sekolah Katolik Akan Berganti Menjadi Sekolah Agama Islam Di Blackburn

Diposkan oleh SMP Roudlotul Aqoidi Bangil | Kamis, Oktober 28, 2010 | | 0 komentar »


Sebuah sekolah dasar Katolik di jantung kota Lancashire, Inggris tampaknya akan menjadi sekolah pertama di negara itu yang berganti menjadi sekolah Islam.

Satu dekade lalu, Sacred Heart RC Primary School di Blackburn adalah sebuah sekolah Katolik yang berkembang, dengan 91 persen murid yang mengaku mempelajari agama. Kini jumlah tersebut berkurang tidak lebih dari 3 persen.

Akibatnya, Keuskupan Salford—yang bertanggung jawab dalam mengelola sekolah tersebut—menyimpulkan bahwa sekolah ini tidak lagi layak bagi Gereja Katolik untuk tetap dikelola. Sebaliknya, masa depan sekolah tampaknya akan diserahkan kepada sebuah masjid lokal yang berdekatan dengannya.

Sebenarnya, sekolah itu sekarang mempunyai 197 murid dari kelompok etnis minoritas, kebanyakan dari India dan Pakistan. Secara keseluruhan, sekitar 97 persen dari murid di sekolah ini adalah Muslim. Di dekatnya, berdirilah sebuah sekolah Muslim yang mapan dan sukses, Tauheedul Islam Girls 'High School, yang menampung 383 murid dan berulang kali telah tercatat sebagai 10 sekolah top di negeri itu, berdasarkan kinerja ujian. Sekolah Muslim ini sudah menyatakan minatnya dalam mengambil alih Sacred Heart RC Primary School .

Hamid Patel, kepala sekolah Tauheedul, mengatakan: "Kami adalah satu-satunya sekolah yang ada di sini [sebagaimana dinilai oleh Ofsted] dan kami adalah satu-satunya sekolah menengah yang ada di daerah ini.

"Kami sangat tertarik untuk bekerja sama. Kami akan mempertimbangkan kedua pilihan [menjalankannya sebagai sekolah agama atau menjadi mitra pemimpin dalam menjalankan sekolah]."

Menurut laporan yang disampaikan kepada eksekutif Darwen Borough Council Blackburn, jika Sacred Heart menjadi sebuah sekolah Islam maka akan "memberikan keragaman yang meningkat ... dan menawarkan sebuah sekolah agama yang sesuai dengan penduduk kota." (sa/independent)

Siswa Tak Lulus UN Tak Perlu Cemas

Diposkan oleh SMP Roudlotul Aqoidi Bangil | Selasa, April 27, 2010 | | 0 komentar »

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh meminta kepada para orang tua dan siswa yang belum lulus ujian nasional tingkat SMA dan yang sederajat agar tidak risau, karena bisa mengulang ujian itu pada 10-14 Mei 2010.

"Tidak lulus salah satu atau seluruh mata pelajaran ujian nasional (UN) 2010 masih terbuka kesempatan UN ulangan bagi siswa yang tidak lulus, sehingga siswa memiliki kesempatan mengulang agar lulus," ujarnya usai melantik Rektor Unversitas Ngeri Jakarta (UNJ) Prof Dr Bedjo Sujanto, MPd di Jakarta, Senin (26/4/2010).

Ia menyatakan optimis bahwa siswa yang gagal dalam UN SMA 2010 akan dapat lulus, karena sebagian besar atau 64 persen siswa yang gagal UN 2010 hanya dalam satu mata pelajaran, seperti sebagian besar mereka tidak lulus dalam mata pelajaran bahasa Indonesia dan Biologi.

Oleh karena itu, ia meminta kepala sekolah dan siswa yang belum lulus pada UN SMA 2010 agar mempersiapkan belajar secara serius tentang mata pelajaran yang tidak lulus pada UN tersebut sehingga dapat mengerjakan UN ulangan dengan minimal nilai 5,5.

Menurut Mendiknas, banyaknya siswa yang tidak lulus UN SMA dan yang sederajat pada UN 2010 atau turun empat persen dibanding 2009, antara lain proses belajar di sekolah tidak optimal.

Pihaknya akan melakukan evaluasi dan analisis tentang jenis mata pelajaran yang sebagian besar siswa gagal mengerjakan, letak sekolah dan wilayahnya.